Top Menu

impor-data-lawan-transaksi-e-faktur

Impor Data Referensi untuk E-Faktur

ePajak – Salah satu tools yang sangat membantu dalam aplikasi e-faktur adalah mekanisme ekspor – impor data. Sebagian besar data untuk database e-faktur dapat diisi dengan cara impor data ini. Dengan mekanisme ini, selain data Anda lebih aman dari kerusakan, juga mempercepat pengguna dalam mengisi data-data e-faktur. Kali ini kita akan belajar impor data yang bersifat statis (artinya data yang tidak sering berubah) seperti daftar pelanggan atau daftar barang.

Daftar Pelanggan

Daftar pelanggan biasanya bersifat relatif permanen. Maka memasukkan data ini ke referensi e-faktur akan menghemat waktu Anda dalam pembuatan e-faktur. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan database eksternal (misalnya dalam bentuk Microsoft excel) untuk menyimpan daftar pelanggan Anda. Yang perlu Anda pahami adalah struktur data agar dapat diimpor melalui menu Referensi, submenu Lawan Transaksi.

Pertama, buat data pelanggan Anda, yang paling mudah dengan Microsoft excel. Contoh struktur data akan terlihat dalam file excel Anda seperti pada gambar di bawah ini. Anda dapat menyesuaikan data isian kolom sesuai dengan kebutuhan Anda.

impor-data-referensi-lawan-transaksi

Setelah data selesai dibuat, simpan dalam bentuk csv, misal dengan nama LT.csv. Cara membuat csv, melalui menu excel Anda pilih other format, kemudian pilih ekstensi CSV (comma deliminited).
Langkah selanjutnya adalah mengimpor data pelanggan Anda ke aplikasi e-faktur dengan urutan langkah sebagai berikut:

  • Pilih menu Referensi –> Lawan Transaksi –> Import
  • Pada kolom karakter pemisah secara default akan terisi tanda ” , “. Ganti karakter pemisah tersebut dengan “ ; ” atau tanda lain jika File CSV yang dibuat memiliki format pemisah karakter yang lain.
  • impor-data-lawan-transaksi-e-faktur
  • Klik tombol Open File maka akan tampil file browser. Cari file csv Lawan Transaksi yang telah Anda beri nama LT.csv tadi. Selanjutnya data yang ada pada file LT.csv akan diload di e-faktur.
  • Setelah itu, tekan tombol Proses Import. Jika struktur data Anda sesuai dengan struktur data untuk Lawan Transaksi di E-Fkatur, maka aka nada notifikasi sukses. Jika status, gagal, periksa kembali struktur data pada file LT.csv Anda.
  • Impor data pelanggan Anda selesai.

Daftar Barang Kena Pajak

Referensi yang juga perlu dibuat terlebih dahulu dan yang bersifat statis adalah daftar barang. Pada prinsipnya, langkah-langkah untuk impor daftar barang tidak jauh berbeda dengan impor data pelanggan.

Pertama, buat daftar barang kena pajak Anda, yang paling mudah dengan Microsoft excel. Contoh struktur data akan terlihat dalam file excel Anda seperti pada gambar di bawah ini. Anda dapat menyesuaikan data isian kolom sesuai dengan kebutuhan Anda.

impor-data-referensi-barang-jasa

Langkah selanjutnya adalah mengimpor daftar barang Anda ke aplikasi e-faktur dengan urutan langkah sebagai berikut:

  • Pilih menu Referensi –> Barang/Jasa –> Import
  • Pada kolom karakter pemisah secara default akan terisi tanda ” , “. Ganti karakter pemisah tersebut dengan “ ; ” atau tanda lain jika File CSV yang dibuat memiliki format pemisah karakter yang lain.
  • Klik tombol Open File maka akan tampil file browser. Cari file csv Daftar barang Anda.
  • Setelah itu, tekan tombol Proses Import.
  • Jika sudah ada notifikasi sukses, impor daftar barang Anda sudah selesai.

Untuk melihat hasil impor data Anda, cek melalui menu Referensi –> Administrasi Barang/Jasa. Jika belum terlihat tekan F5.

, , , , , , , ,

Ruang tanggapan ditutup.

Discuss Tax While Drinking Coffee.e-pajak-simbol